Uang Elektronik


Beberapa waktu lalu, saya baca berita mengenai peresmian parkir prabayar di Bandung. Jadi buat bayar parkirnya pake uang elektronik. Kebetulan uang elektronik yang saya punya belum didukung (dan katanya segera menyusul), saya jadi kepikiran untuk memanfaatkan uang elektronik saya yang saldonya nyisa 4 ribu ini 😆

Sebelumnya, uang elektronik itu apa sih? Uang elektronik adalah sebuah alat pembayaran non tunai. Minimum transaksinya Rp 1, saldo maksimalnya Rp 1.000.000, dan biasanya pengisian minimal adalah Rp 20.000. Penggunaannya sendiri bermacam-macam. Bisa buat bayar tol, bayar parkir, bayar bensin di SPBU, bayar transportasi hingga belanja juga bisa. Beberapa contoh uang elektronik diantaranya :

Kartu yang saya punya adalah kartu Flazz. Dibeli di halte transjakarta waktu main ke Jakarta 😀 . Kalo kakak saya punya BRIZZI karena kantornya pake BRI. Di salah satu univ. swasta di Bandung ada yang KTM-nya termasuk e-money mandiri. Kalo di salah satu univ. negeri, ada yang pake TapCash. Kalo ke Trans Studio, dapetnya Mega Cash. Waktu ke Ragunan, temen saya dapetnya JakCard.

Bingung? Hehe.

Sebenarnya semuanya sama-sama uang elektronik. Cuma yang membedakan hanyalah penerbit dan kebijakannya (tentunya). Oh iya, EDC nya Flazz gabisa dipake selain Flazz ya 🙂 . Yang mau saya bahas disini adalah pengalaman saya dalam menggunakan uang elektronik ini. (Prolognya kepanjangan ya? Hehe)

Isi ulang
Kartu Flazz bisa diisi ulang melalui counter yang bekerja sama (cek di situsnya). Waktu itu saya coba isi ke Alfamart (karena ada logo Flazz-nya) dekat rumah. 2 Alfamart menolak dengan alasan gangguan (gatau emang gangguan beneran kayaknya. Hehe). Setelah itu saya coba ke Indomaret dekat rumah. Yang satu menolak karena tidak memiliki kode akses, dan satunya lagi menolak dengan alasan tidak bisa. Hampir kecewa, namun saya tidak langsung menyerah. Saya mampir ke Indomaret di jalan setelah turun dari Pasupati. Ternyata disana bisa karena memiliki kartu akses. Akhirnya saya topup 50 ribu, dan saldo pun menjadi 54 ribu (tercetak di saldo dan saya mengeceknya di ATM BCA).

Belanja
Waktu itu pernah saya coba buat bayar spotify di Alfamart. Alhamdulillah lancar. Beberapa hari yang lalu, saya beli floridina seharga 3 ribu di Alfamart. Ternyata, waktu yang dibutuhkan untuk pembayaran menggunakan flazz ini lebih lama dibandingkan membayar tunai. Mengapa? Karena petugas kasir harus memasukkan data kartu terlebih dahulu kedalam komputer, lalu menekan nominal di EDC, kemudian memasukkan kembali data ke komputer. Lama. Saat kemarin saya coba beli 78 degrees di Alfamidi seharga 6 ribu, waktu transaksi lebih cepat karena petugas kasir lebih telaten dalam hal masuk memasukkan (data kartu, nominal).
Kesimpulan : Boleh bayar pake uang elektronik, jika (a) belanjaan banyak, (b) gak terlalu banyak orang yang ngantri, (c) integrasi EDC dengan kasir.

Isi bensin
Beberapa hari yang lalu, saya coba isi bensin di salah satu SPBU yang menyediakan layanan swalayan. Saat saya tanya, petugasnya berkata minimal transaksi 50 ribu. Kaget. Kecewa (karena kartu ini niat awalnya untuk bayar bensin). Namun saat tadi saya coba ke SPBU lain, ternyata tidak ada minimal transaksi. Waktu transaksi pun tidak terlalu lama karena petugas hanya mencetak struk pengisian, membawanya ke EDC, mencatatnya ke EDC, sentuh kartu, beres.
Kesimpulan : Tetap sediakan uang tunai untuk berjaga-jaga jika (a) ada minimum transaksi, (b) ngantri

Kesimpulan
Uang elektronik ini mungkin akan lebih efektif untuk biaya-biaya yang sifatnya tetap (naik transjakarta, naik KRL). Walaupun anda memiliki saldo didalam uang elektronik, tidak ada salahnya untuk tetap membawa uang tunai hingga warteg punya EDC. 😆

Sekian ulasan dari saya mengenai uang elektronik. Jika ada yang ingin berbagi pengalaman, apalagi berbagi makanan, silakan tuliskan di kolom komentar. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s