2017


Mungkin memang begitu cara saya meninggalkan tahun 2016. Dengan meninggalkan semua kegalauan agar tidak ada lagi galau yang tersisa :). Sebenarnya postingan sebelumnya itu harusnya gak bau galau jadi gak perlu post dua kali gini :D.

Ok, mungkin mrotes diri sendiri dicukupkan sampai disitu :P.

Tahun baru sekarang rasanya berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Gak masalah sih. Toh saya juga udah kebiasaan begadang). Jadi biar beda, saya putuskan untuk membuat sebuah tulisan di Blog. Walaupun udah sering juga sih banyak orang yang nulis … terakhir di tahun 2016 atau … pertama di tahun 2017. 😀

Tahun Baru. Sebuah penanda akan bertambah tuanya bumi ini. Saya jadi teringat cerita dosen saya. Beliau bercerita mengenai orang yang katanya bisa menciptakan energi. Dia bisa membaut dua motor terus berputar tanpa adanya energi tambahan dari luar. Namun di akhir cerita, ternyata motor tadi melambat dan akhirnya berhenti. Tahukah kalian bahwa detik kabisat dijatuhkan pada pergantian tahun 2016-2017? Detik kabisat ini menjadi sebuah koreksi bla bla bla saya lupa. Silahkan cari infonya sendiri ya. 🙂

Bertambah tuanya bumi ini menjadi sebuah pengingat. Pengingat agar kita lebih waspada terhadap kejadian yang akan terjadi selanjutnya. Pengingat bahwa tidak selamanya kita akan hidup di dunia. Pengalaman adalah guru yang terbaik. Jangan sampai hal pahit kembali terjadi di tahun yang baru ini.

Apa saja yang terjadi di tahun 2016? Biasanya saya melihat video Year in Search milik Google (dulu namanya Google Zeitgeist). Tapi yang lokal, saya seneng liat Kaleidoskop-nya MBDC. Situs kesukaan kita semua memang keren ya. 🙂

Terlalu banyak hal yang saya lewatkan di tahun 2016. Kehidupan saya terlalu banyak dihabiskan di lab :(. Hal ini menyebabkan saya bingung sendiri nonton YouTube Rewind, YouTube Rewind Indonesia (yang gak jelas rewind-nya dimana (hehe)), atau bahkan 2 video yang saya sebut sebelumnya. Namun tidak ada yang perlu disesali. Kehidupan Lab memberi saya pelajaran, bahwa untuk mendapatkan sesuatu, harus dilakukan dengan kerja keras. Dengan persiapan yang matang, maka perlombaan hanyalah sebuah formalitas (iya, yang ini kata-kata dosen pembina UKM :)) Saya akui persiapan saya kemarin kurang maksimal. Maaf ya. Terngiang-ngiang terus, lho. 😛

Resolusi. Menjelang tahun baru identik dengan resolusi. Sebuah tujuan yang ingin dicapai pada tahun baru. Walaupun sering dilupakan setelah berganti tahun, setidaknya hal ini menjadi motivasi. Motivasi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Resolusi saya, simpel. 1600×900 ditambah layar tambahan 1366×768 disamping. *eh

Yah. Akhir kata, terima kasih 2016 telah memberikan cukup banyak kenangan, baik manis asam pahit dan lainnya. Selamat datang 2017 dengan segala tantangan didepan. Semangat! 🙂

Bandung, 31 Desember 2016 – 01 Januari 2017
Ditulis dengan penuh kesadaran *eh

Iklan

2 respons untuk ‘2017’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s