Memutar Waktu


Jika kamu punya kekuatan untuk pergi ke masa lalu dan mengubahnya, apakah kamu akan menggunakannya atau tidak?

Ketika kita kecewa terhadap suatu hal, terkadang kita berharap waktu dapat berjalan mundur dan mengubah segalanya. Apakah itu baik?

Tak ada yang menjamin jika kita memutar kembali waktu kita dapat memperbaiki segalanya dan mendapatkan hasil yang lebih baik. Contoh sederhananya terdapat pada komik Doraemon. Ketika Nobita membuka jasa memerbaiki masa lalu, hal itu malah menjadi bumerang terhadap dirinya sendiri. Jaian bercerita bahwa ayahnya hampir tertabrak mobil. Setelah Nobita kembali ke masa lalu, dia menyelamatkan ayah Jaian dengan mendorongnya bahkan dengan resiko Nobita yang malah tertabrak mobil. Malang tak dapat ditolak, Nobita malah dapat bogem mentah Jaian karena atas dorongan Nobita terhadap ayahnya, ikan yang dibawa ayahnya Jaian jadi hancur semua.

Masa depan menjadi istimewa karena dia misterius. Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di hari esok, 1 jam selanjutnya, 1 menit selanjutnya bahkan 1 detik selanjutnya. Pilihan kita juga belum tentu merupakan pilihan yang terbaik. Siapa yang tahu apakah pilihan kita benar atau salah. Karena pilihan kita belum tentu pilihan terbaik menurut-Nya. Semua kembali pada sudut pandang masing-masing.

Jadi, apakah masih mau memutar waktu?

One thought on “Memutar Waktu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s