Anak Gede


Tak terasa, anak bertubuh mungil itu mulai bertambah tinggi.

Tak terasa, seseorang yang selama ini masih kuanggap anak kecil telah beranjak dewasa.

Tak terasa, seseorang yang dulu biasa kulihat menggunakan rok panjang berwarna biru akan merubah roknya menjadi warna abu-abu.

Tak terasa, seseorang yang dahulu pernah mengecewakan sebentar lagi mulai berpikir dewasa.

Tak terasa, sebentar lagi dia akan menghadapi suatu tantangan yang cukup berat baginya.

Tak terasa, sebentar lagi dia akan mmelanjutkan pendidikannya demi menggapai cita-cita.

Tak terasa, masa depan akan segera diraihnya.

Menurutnya, dahulu akulah kakak kelas pertama yang mengajaknya berbicara. Entah sekarang sudah berapa kakak kelas yang mengajaknya berbicara.

Dahulu, dia pernah menarik paksa tanganku. Entah sudah berapa tangan yang dia tarik secara paksa di sekolah sekarang.

Dahulu, dia pernah mengajakku berbicara Out of Topic saat waktu serius.  Entah sudah berapa kali dia OOT disaat serius.

Kemanapun sekolah yang engkau tuju, tetaplah berusaha. Jangan menyerah.

Sudah berapa lama kita tak bertemu.

Apakah dia baca posting ini, atau tidak.

Apakah dia masih mengingatku, atau tidak.

Yang pasti, dia selalu muncul dalam pikiranku akhir-akhir ini.

🙂

3 thoughts on “Anak Gede

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s