(Puisi) Waktu


PERINGATAN : Puisi ini tidak bagus. Saya tahu itu. Karena saya tidak dapat memilih diksi yang tepat. Puisi ini dibuat untuk memenuhi tugas B. Indonesia (lagi) yang belom tahu nilainya berapa. Mohon untuk yang emang disuruh bikin puisi sama gurunya jangan copas🙂

Waktu

Dentingan jam dinding mengalun pelan
Pertanda waktu terus berjalan
Entah sampai kapan
Aku hidup dengan kesendirian
Tak terasa sudah sekian lama
Aku mengucap sebuah nama
Sudah berapa jam, menit, detik
Aku mengucapkannya sambil berbisik
Lalu ku terdiam sejenak
Dan memandang dinding yang sudah retak
Lalu aku menyalakan laptopku
Memandang layar yang berisi segala sesuatu tentangmu
Lalu aku terpikirkan sesuatu
Mengapa aku sebodoh itu?
Sekarang aku tahu
Aku hanya memikirkan dirimu
Yang tak lebih dari bayangan semu

Autobiografi :
Nama saya Muhammad Refa Utama Putra. Saya lahir di Surabaya, tanggal 25 Maret 1996. Saya lulusan dari Sekolah Dasar Negeri Margahayu Raya 01 dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 34 Bandung. Saya duduk di bangku kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Bandung. Saya hanyalah seorang siswa biasa yang sedang belajar dan terkadang ngaret dalam mengumpulkan tugas. Saya merupakan Blogger yang beralamat di https://muhammadrefa.wordpress.com. Kutipan favorit saya “Cinta dan gila samar bedanya.” Edensor – Andrea Hirata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s