Perlukah Ujian Nasional? (Paragraf Argumentasi)


PERINGATAN : Posting ini ditulis hanya untuk kepentingan berbagi. Paragraf ini (awalnya) ditulis untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia. Saya kebagian bikin paragraf yang Kontra UN (dan ternyata saya banget). Paragraf ini ditulis sesuai dengan sudut pandang saya sebagai siswa. Dan hasilnya saya mendapat nilai 80.

Ujian Nasional adalah ujian yag diselenggarakan oleh negara yang diselenggarakan selama 4-3 hari. Seluruh siswa SD/sederajat, SMP/sederajat dan SMA/sederajat yang berada di tingkat akhir wajib mengikuti ujian ini untuk maju ke jenjang yang lebih tinggi. Jika sudah diterima nilainya, maka siswa SD/sederajat dan SMP/sederajat dapat menggunakan nilainya untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Saya kurang setuju dengan diadakannya Ujian Nasional. Kenapa? Karena sekarang telah terjadi kecurangan yang membuat Ujian Nasional (UN) tidak dapat dijadikan sebagai acuan kelulusan. Contohnya tahun kemarin, teman saya sudah datang di pagi hari dan meributkan kunci jawaban/soal bocor yang dimilikinya.

Kebocoran soal yang saya permasalahkan disini. Dengan adanya soal yang bocor, nilai siswa menjadi kurang murni. Dapat dibayangkan teman saya yang kesehariannya kurang, dapat masuk SMA favorit, sedangkan teman saya yang lain kesehariannya baik, tetapi masuk ke SMA yang kurang favorit.

Saya lebih setuju dengan diadakannya tes masuk setelah UN. Karena tes masuk hasilnya cukup akurat jika dibandingkan dengan UN. Sekarang yang harus diperhatikan adalah pemerintah. Mengapa soal bisa bocor? Adakah sanksi terhadap pembocor dan pemakai? Jika kebocoran soal terus berlanjut, tampaknya UN hanya menghabiskan waktu dan materi.

4 thoughts on “Perlukah Ujian Nasional? (Paragraf Argumentasi)

  1. saya juga kurang setuju kalau hanya dengan 3 atau 4 hari sangat menentukan nasib seseorang di kehidupan berikutnya, apalagi dengan berbagai kecurangan yang ada. Entah dari aspek bocornya soal, guru, hingga murid- muridnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s