Postingan yang Isinya Bukan Tutorial


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah. Saya dapat ide buat posting kali ini. Mungkin buat yang sering buka Blog saya (atau hanya membaca judulnya saja :D) sadar bahwa Blog ini telah beralih fungsi menjadi sarangnya tutorial😉 Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengembalikan gambar (baca: Image) blog saya yang lama :p

Pada kesempatan kali ini, saya ingin memberi judul pada postingan ini, yaitu “Ketidak-adilan untuk rakyat Sekejati“. Sebenernya kalimat tadi bukan bermakna denotatif, tetapi konotatif. Apa mungkin ini hanya berlaku untuk saya? Kali aja ya🙂

Hari ini adalah kedua kalinya saya mengalami kejadian seperti ini. Disaat saya berdiri tegak didepan jalan Sekejati tercinta (buat yang gak tau, jalan Sekejati itu jalan masuk ke SMPN 30 Bandung dan SMAN 12 Bandung serta Rumah Sakit PINDAD), dan saya sedang menunggu angkot Margahayu Raya – Ledeng tercinta, tiba-tiba turunlah hujan. Hujan yang deras. Hujan yang menyebabkan celana saya basah saat sedang duduk di angkot -__-. Saya kesulitan melihat keadaan sekitar. Apakah masih hujan, atau sudah reda. Disaat saya berada di seberang Metro Indah Mall (MIM–dahulu MTC–) dengan masih menaiki angkot, Saya masih dapat merasakan hujan. Setelah saya dapat melihat keadaan sekitar (dan tersadar dari lamunan karena orang disebelah saya –yang sedang tidur–. kepalanya menyentuh betis saya :D), saya sadar bahwa saat angkot siap berbalik arah didepan kompleks Ariagraha, jalannya KERING. Sungguh kering. Saya kaget. Ini merupakan kasus ketidak-adilan yang serius. Cukup serius. Disaat saya basah kuyup, jalanan kering. Sampai saya bertemu “someone” (just call her “someone”. Orang ini belum pernah masuk Blog ini. Beneran. *mikir*), saya masih terkaget-kaget, dan melanjutkan lamunan saya :hammer:

Sampai saya masuk ke jalan Rancabolang, yang berarti sebentar lagi waktunya saya turun dari angkot ini, saya melihat jalanan yang mulai turuh hujan (rintik-rintik. Ya, rintik-rintik). Ini benar-benar ketidak-adilan yang kedua kali saya alami.

Pengalaman saya yang pertama sebelum yang ini adalah saat saya pulang sekolah bersama salah satu teman saya dan kakak kelas saya. Tiba-tiba saat kami melintasi jalan Sekejati (masih didepan SMPN 30), hujan turun dengan derasnya. Sampai jaket saya basah. Sampai saya naik angkot. Setelah saya sampai di Terminal, ternyata jalanan kering kerontang tanpa basah (kecuali dari kendaraan) sedikitpun. Saya kaget. Saat saya jalan menuju rumah dari Terminal Margahayu Raya, saya bertemu teman saya. Lalu terjadilah dialog seperti ini :

Temen : “Baru pulang, Ref?”

Refa : “Iya.”

Temen : “Kamu kenapa?”

Refa : “Keujanan di Sekejati.”

Temen : “Ujan gitu? Kering ah disini mah.”

Refa : -__________________________________-

Itu benar-benar kasus ketidak-adilan yang serius. Hujan yang tidak merata. Semua mendukungku? Harus.

Sekian dulu. Sebenernya banyak yang harus diomongin. Lupa dicatet jadi lupa :p Oh iya, ayo Blog Reader saya kembali lagi kesiniiiiiiii *teriakan seorang galau-ers :p

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s